Medan
(harianSIB.com)Warga di kawasan
Tanjung Selamat, Kecamatan
Medan Tuntungan, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang anak laki-laki yang
hanyut di
Sungai Lau Belawan. Korban diketahui berinisial GPB (6), warga Perumahan D Flamboyan, Desa
Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.
Kapolsek Medan Tuntungan melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan Iptu Syawal Sitepu menyampaikan, peristiwa tragis ini terjadi pada Senin, 21 April 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.
"Korban diduga hanyut saat bermain dan mandi di sungai bersama dua temannya, Fandi (7 tahun) dan Mario Elva (4 tahun), di belakang Musala Darussalam yang berada di dalam komplek perumahan," katanya kepada jurnalis SNN, Selasa (22/4/2025) malam.
Ia mengatakan, ibu korban, Anamulia Laia, mulai mencari anaknya pada pukul 13.30 WIB, karena tidak ditemukan di rumah saat makan siang. Setelah mendapat informasi dari warga sekitar, ia segera menuju lokasi sungai dan hanya menemukan pakaian anaknya di pinggir sungai.
Patroli Samapta Polsek Medan Tuntungan yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi bersama Kapolsek Iptu Eko Sanjaya dan Kanit Reskrim Iptu Syawal Sitepu.
Upaya pencarian dilakukan secara manual oleh personel Polsek dan warga sekitar, namun belum membuahkan hasil hingga malam hari. Pencarian kemudian dilanjutkan dengan bantuan tim Basarnas, namun jasad korban baru ditemukan keesokan harinya.
Pada Selasa, 22 April 2025, pukul 07.30 WIB, jasad korban akhirnya ditemukan tersangkut di bawah Jembatan Tanjung Selamat, yang masuk wilayah Kecamatan Sunggal, Deliserdang. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka.
Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya dalam mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar aliran sungai yang berarus deras. (*)