Medan
(harianSIB.com)Anggota
DPRD Sumut Viktor Silaen SE MM meminta
Polda Sumut menyelesaikan masalah sosial, terkhusus
tawuran antarwarga dan
kenakalan remaja di
Belawan Sumut yang berujung
pencopotan AKBP Oloan Siahaan dari jabatannya sebagai Kapolres
Belawan, dengan arif dan bijaksana, tanpa "pilih-kasih"."Memang dari satu sisi pencopotan Pak Oloan Siahaan dari jabatannya banyak mengagetkan berbagai pihak, karena selaku
penegak hukum telah melaksanakan tugasnya guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah itu," tandas Viktor Silaen kepada wartawan, Senin (12/5), melalui telepon di Medan.Atas dasar inilah, Viktor meminta
Polda Sumut hadir dengan solusi yang lebih menyentuh akar permasalahan, terutama
kenakalan remaja dan konflik antar-warga yang sudah sangat meresahkan, sehingga penanganan persoalan sosial harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga lembaga pendidikan."Kita juga menekankan pentingnya tindakan kepolisian yang adil dan tidak diskriminatif. Jangan ada kesan pilih-kasih dalam penegakan hukum. Semua pihak yang terlibat dalam kerusuhan atau aksi kekerasan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku. Polisi juga perlu menjalin komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat agar tercipta rasa aman dan kepercayaan publik," tegasnya.Viktor pun berharap, ke depan, aparat kepolisian bisa lebih fokus pada pendekatan preventif dan edukatif dalam menghadapi
kenakalan remaja, serta lebih responsif terhadap laporan dan keluhan warga, sebab
Belawan sebagai wilayah strategis yang menjadi pintu gerbang aktivitas ekonomi Sumut, tidak boleh terus-menerus menjadi titik rawan konflik.