Medan
(harianSIB.com)Punguan Pomparan (keturunan)
Raja Sigodangulu Sihotang dohot boruna se Indonesia (PPRSSBI) menggelar pesta
partangiangan bolon, Sabtu (5/7/2025) di
GOR Serbaguna Pemprov Sumut Jalan Pancing, Medan.
Acara akbar ini mengusung tema: langkah baru untuk masa depan dan sinergi (Yeremia 29:11, Roma 12:2). Sub tema: dengan sinergi antar generasi dapat mewujudkan Pomparan Sihotang yang berdaya, berkarya dan maju.
Acara diawali dengan ibadah, liturgis oleh Pdt Hercules Sihotang, khotbah disampaikan Pdt Riedel Sihotang, MTh, Praeses HKBP Distrik VI Dairi.
Pesta bolon ini dikemas sangat baik oleh panitia diketuai Benny Harianto Sihotang, anggota DPRD Sumut. Nuansa kemeriahan dan kekompakan yang luar biasa mewarnai pesta partangiangan ini, karena sekitar 4000an pomparan Sihotang dohot boruna se Indonesia tumpah ruah bersuka cita memuji Tuhan.
Acara pesta ditandai dengan manortor sesama panitia, kemudian menyambut saudara-saudara mereka pomparan Sihotang dari DKI Jakarta yang hadir bersama pengurus DPP. Hadir juga rombongan dari Jambi, Riau, Toba, Sibolga, Humbahas, dari Bona pasogit (kampung halaman) Negeri Sihotang Samosir, Dairi, Deliserdang dan Kota Medan.
Tidak ketinggalan, hadir juga rombongan "dongan tubu" (saudara sedarah) keturunan Si Raja Oloan, dipimpin Ketua DPW Pomparan Si Raja Oloan Sumut Sanggam SH Bakara, kemudian bere dari marga Simanjuntak, serta tulang Tamba dan Simbolon.
Panitia "menjemput" semua rombongan tamu dengan tortor dan penampilan patung Sigale-gale. Tidak lupa perwakilan daerah se Indonesia yang hadir membawa "sakti-sakti" atau oleh-oleh berupa uang, sebagai tanda ikut bersuka-cita dalam perayaan akbar tersebut.
Kemeriahan dan nuansa adat sangat terasa kental di pesta itu, terlebih panitia juga menghadirkan penari adat profesional dan pertunjukan tarian khas termasuk menghadirkan patung Sigale-gale. Ini merupakan ikon budaya Batak yang sarat makna spiritual dan historis, mengundang decak kagum para undangan.
Ketua panitia Benny H Sihotang menjelaskan, partangiangan digelar selain untuk mempererat ikatan kekerabatan, juga sebagai wadah doa bersama untuk masa depan yang lebih baik.
Editor
: Robert Banjarnahor