Medan
(harianSIB.com) Ketua Komisi E
DPRD Sumut H M Subandi SE MM meminta
Pemkab Deliserdang dan
Al-Washliyah agar tetap komit mematuhi kesepakatan penggunaan fasilitas sekolah secara bersama di Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.
"Komit dalam kesepakatan ini sangat penting agar kegiatan belajar-mengajar di SMP Negeri 2 Galang dan Madrasah Al-Washliyah tetap berjalan normal. Tidak ada lagi yang namanya gedung sekolah disegel," ujar HM Subandi kepada wartawan, Minggu (20/7/2025) melalui telepon di Medan.
Kesepakatan itu dicapai setelah mediasi yang difasilitasi langsung oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution, dengan dihadiri Wakil Bupati Deliserdang Lomlom Suwondo dan Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara dan dalam mediasi itu, disepakati bahwa sekolah digunakan bersama dengan batas pagar pemisah.
"Sesuai hasil kesepakatan, SMP Negeri 2 Galang menempati 10 ruang kelas, sedangkan Madrasah Al-Washliyah menempati 8 ruang kelas. Kedua sekolah kembali melaksanakan proses belajar di ruang kelas yang dimulai, Senin (21/7/2025).
Seperti diketahui, ujar Subandi, gedung sekolah tersebut merupakan aset Pemkab Deliserdang, namun berdiri di atas tanah milik Al-Washliyah. Konflik kepemilikan inilah yang sebelumnya memicu penyegelan gedung oleh pihak yayasan.
H M Subandi bersama anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta, telah meninjau langsung lokasi sekolah dan mengaku prihatin melihat siswa yang sempat terpaksa duduk di luar kelas untuk belajar akibat penyegelan. "Kita tidak ingin semangat belajar mereka rusak karena konflik yang harusnya bisa diselesaikan secara bijak," ujarnya.
Menurutnya, konflik ini tidak hanya mengganggu proses pendidikan, tetapi juga dapat mempengaruhi kondisi psikologis anak-anak. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga iklim kondusif di lingkungan pendidikan.
"Komisi E siap memberi masukan dan membantu mencarikan solusi, termasuk lahan pengganti bila diperlukan. Di Deliserdang masih banyak lahan yang bisa dijadikan lokasi baru. Yang penting, anak-anak jangan jadi korban," pungkas anggota dewan Dapil Deliserdang ini.(*).