Lubukpakam
(harianSIB.com)Badan Kerjasama Antar
Gereja (BKAG) akan tetap bersekutu (Oikumene) dengan gereja interdenomasi di
Kabupaten Deliserdang, demi memajukan pelayanan Umat. BKAG sebagai wadah kordinasi dan silaturahmi antar gereja, juga tetap komit menjalin hubungan yang baik dengan Pemerintah
Kabupaten Deliserdang.
Hal itu disampaikan, Ketua Umum BKAG Deliserdang, Pdt Timotius Suhartono Pasaribu, menanggapi program kerja kepengurusan BKAG Tahun 2022-2027, kepada harianSIB.com, Sabtu (2/8/2025). Disebutkan, komitmen itu dituangkan pada rapat terbatas BKAG Deliserdang, Rabu (16/4/2025) di gedung PKK Deliserdang.
Menurutnya, BKAG yang merupakan lembaga yang bermitra dengan Pemerintah dan berkordinasi dengan Kementerian Agama adalah untuk tetap memperkuat persatuan dan kerukunan antar Gereja, serta menjadi ruang aspirasi bagi umat beragama.
Adapun hasil rapat yang diputuskan bersama yakni, bahwa seluruh peserta rapat sepakat menerima dan mendukung Ketua, Sekretaris dan Bendaraha PAW (Pergantian Antar Waktu) BKAG Deliserdang periode 2022-2027.
Mempercayakan kepada pengurus terpilih hasil pleno pertama dan kedua, untuk melengkapi kepengurusan dari interdenominasi gereja yang tersebar di Kabupaten Deliserdang. Akan membuat pertemuan ramah tamah terhadap pimpinan Gereja-gereja tentang keberadaan pengurus dan program BKAG Deliserdang.
Selanjutnya akan mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) BKAG Deliserdang Tahun 2026, untuk membentuk tim dan menerbitkan SK Pokja revisi AD/ADRT BKAG Deliserdang, untuk mengamandemen AD/ART BKAG Deliserdang yang sesuai dengan kebutuhan lembaga dan anggota BKAG Deliserdang.
Dengan itu, Pdt Timotius Suhartono berharap agar seluruh pengurus BKAG maupun gereja tidak gampang terprovokasi terhadap isu dan tetap meningkatkan silaturahmi untuk kemajuan persekutuan gereja di Kabupaten Deliserdang. (*).