Medan(harianSIB.com)
Anggota DPRD Sumut Ebenejer Sitorus mendesak PTPN IV Regional II segera menghentikan konversi perkebunan teh menjadi kelapa sawit di Desa Simantin dan Bahbiak, Kecamatan Sidamanik dan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, karena akan menyebabkan erosi dan perubahan iklim.
"Alih fungsi lahan teh menjadi sawit akan merusak keanekaragaman hayati, mengurangi ketersediaan air bersih, menyebabkan erosi, hingga mempercepat perubahan iklim," ujar Ebenejer Sitorus kepada wartawan, Sabtu (20/9/2025) di Medan.
Dampak lain yang ditakutkan masyarakat, tambah politisi Partai Hanura ini, rusaknya persawahan warga, banjir di dataran rendah, serta hilangnya mata pencaharian masyarakat.
Berkaitan dengan itu, anggota Komisi E ini mengajak masyarakat bersatu melawan oligarki yang dianggap sewenang-wenang, karena jika dibiarkan, bencana sudah berada di depan mata, yang akan "meluluh-lantakkan" alam sekitar.
Baca Juga: Penjual Sabu di Dolok Pardamean Ditangkap Polisi Saat Tunggu Pembeli Menurut anggota dewan yang dikenal vokal ini, identitas
Simalungun lekat dengan tanaman teh, sebagaimana tergambar dalam lambang daerah dan sejalan dengan iklim lingkungan, karena teh ramah lingkungan, mampu mencegah erosi, dan tidak rakus air seperti sawit.
Ditandaskan Eben, penolakan konversi ini bukan sekadar kepentingan warga Sidamanik, melainkan menyangkut kepentingan ekologis yang berdampak hingga Pematangsiantar.