Medan(harianSIB.com)
Ada 3 wilayah hukum (Wilkum) Polsek yang rawan kejahatan (begal) paling tinggi, dan itu menjadi atensi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak sehingga meminta anggotanya jangan menunggu lama jika dapat informasi dari masyarakat.
Hal itu disampaikan Kombes Pol Calvijn di Mapolrestabes, Sabtu (18/10/2025). Diakuinya, ada kecamatan paling tinggi tindak pidana kejahatan begal. Sehingga ini menjadi konsen Kapolsek untuk kerjasama dengan pemerintah terkait. Khusus begal kecamatan paling tinggi adalah wilayah Percut Sei Tuan.
"Kapolsek Medan Tembung ini PR anda. Ini bersama dengan Kasat Reskrim dan saya sendiri. Kemudian Kecamatan Medan Selayang (Wilkum) Polsek Sunggal dan Pancurbatu," ungkapnya.
Kapolrestabes merinci tahapan ranking kejahatan di masing-masing Polsek tersebut. Ranking pertama tindak pidana pencurian "Rayap' besi/kayu" diduduki wilkum Polsek Medan Tembung, kedua Kecamatan Medan Kota dan ketiga Kecamatan Medan Timur.
Baca Juga: Kapolda Sumut Buka Kejuaraan Bola Basket Antar Pelajar "Jika ada informasi dari masyarakat diminta untuk jangan menunggu lama. Turun ke lapangan dan tindak tegas. Semua pelaku yang berani melawan petugas atau menyerang petugas, merusak fasilitas umum, agar ditangkap dan tindak tegas," katanya dengan tegas.
Lanjut Kapolrestabes, kasus pidana "pompa" atau penggunaan sabu paling tinggi di Wilkum Polsek Medan Tembung, Medan Area dan Pancurbatu.