Medan(harianSIB.com)
Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sumut Aswin Parinduri menegaskan, normalisasi Sungai Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sepanjang 9 kilometer perlu segera dilakukan, karena sekitar 5.000 hektare lahan pertanian di daerah tersebut hingga kini belum bisa digarap secara optimal akibat irigasi yang belum berfungsi maksimal.
Politisi Partai Golkar asal Madina ini kepada wartawan, Selasa (21/10/2025) di DPRD Sumut mengatakan, aspirasi mengenai kebutuhan irigasi dan infrastruktur jalan menjadi keluhan utama masyarakat yang ditemuinya saat melakukan reses ke berbagai daerah di Madina.
Ia menilai, proyek irigasi Batang Gadis yang anggarannya bersumber dari APBN belum memberikan hasil yang signifikan bagi petani setempat, sehingga dibutuhkan normalisasi sungai sepanjang 9 Km lagi.
"Masih perlu dilakukan normalisasi sekitar 9 kilometer agar air bisa mengalir lancar ke lahan warga. Di sana ada sekitar 5.000 hektare lahan yang belum tergarap maksimal karena irigasinya belum berfungsi baik," ujar Aswin.
Baca Juga: Pelaku Begal di Objek Wisata Pakkodian Tampahan Toba Ditangkap Polisi Selain persoalan irigasi, Aswin juga menyoroti kondisi jalan provinsi di wilayah Padang Lawas dan Kota Padangsidimpuan yang dinilai sangat memprihatinkan. Salah satunya jalur strategis Jembatan Merah – Simpang Gambir, yang menjadi akses utama transportasi CPO dan hasil pertanian.
"Kalau jalannya rusak terus, berapa besar kerugian pengusaha dan masyarakat? Ini juga berdampak langsung terhadap pendapatan daerah. Jadi, perbaikan jalan harus jadi prioritas untuk mendorong ekonomi lokal," tegasnya.