Medan(harianSIB.com)
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta pemerintah kabupaten/kota se-Sumut untuk mempercepat layanan perizinan. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari strategi mempercepat pembangunan dan mendongkrak pertumbuhan investasi di daerah.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sumut Chandra Dalimunthe di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (24/10/2025). Percepatan layanan perizinan menjadi kunci untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Daerah harus berani melakukan terobosan untuk mempercepat proses perizinan, agar investor tertarik menanamkan modalnya di Sumatera Utara," ujarnya.
Kepemimpinan Gubernur Sumut Bobby Nasution, juga dinilai memberikan dampak positif terhadap perkembangan investasi. Hal itu bisa dilihat tren positif realisasi investasi pada tahun 2024, dibanding dengan investasi tahun 2025.
Baca Juga: Ombudsman RI Gelar FGD Bahas Pengawasan Program Investasi dan Hilirisasi di Sumut Pada tahun 2024, jelasnya nilai
investasi di Sumut tercatat Rp48,271 triliun. Sementara pada akhir triwulan III tahun 2025 realisasi
investasi di Sumut sudah mencapai Rp42,368 triliun, dengan jumlah 21.041 proyek
investasi. Realisasi itu terdiri dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN).
"Realisasi investasi PMA di Sumut tercatat Rp20,068 triliun dengan jumlah 1.686 proyek investasi. Sementara realisasi PMDN mencapai Rp22,3 triliun dengan jumlah 19.355 proyek investasi," sebut Chandra.