Medan(harianSIB.com)
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Salmon Sumihar Sagala SE mengajak para pemuda di Sumut untuk menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober, tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah semata, melainkan juga sebagai gerakan nyata bagi kaum muda untuk bersatu melawan ancaman narkoba yang kini kian mengkhawatirkan di Sumut.
"Semangat persatuan yang diikrarkan para pemuda pada 1928 harus dihidupkan kembali dalam konteks kekinian, yaitu memerangi narkoba. Apalagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di berbagai daerah di Sumut sudah masuk kategori darurat dan harus menjadi tanggung jawab bersama membersihkannya," ujar Salmon Sumihar Sagala kepada wartawan, Selasa (28/10/2025), di DPRD Sumut.
Menurut anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini, kalau dulu pemuda bersatu mengusir penjajah, hari ini pemuda harus bersatu melawan penjajahan gaya baru, yaitu narkoba. Narkoba telah menghancurkan masa depan banyak anak muda, merusak keluarga dan melemahkan bangsa.
"Sumpah Pemuda tahun ini harus kita jadikan momentum membersihkan Sumut dari narkoba," tegas anggota Komisi B ini sembari menambahkan, Sumut termasuk daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba, karena sudah banyak kasus besar terungkap di berbagai kabupaten/kota, mulai dari Medan, Deli Serdang, Pematangsiantar hingga Tanjungbalai.
Baca Juga: Kapolres Pematangsiantar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Juang Pemuda 1928 Salmon menilai situasi ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda, karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri memerangi barang haram tersebut, tapi Pemuda harus berada di garis depan.
"Caranya dengan membangun komunitas sehat, menggelar edukasi bahaya narkoba, hingga berani melapor jika ada indikasi penyalahgunaan di lingkungannya. Ini bentuk nyata semangat Sumpah Pemuda di era sekarang untuk memerangi peredaran narkoba," ujar Salmon Sumihar.