Medan(harianSIB.com)
Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota (Pemko) Medan terhadap persiapan Tim Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kota Medan yang akan berlaga pada ajang Pesparawi Nasional tahun 2026 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Zakiyuddin mengatakan Pemko akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menampung kebutuhan anggaran kegiatan tersebut. "Pemko mendukung kegiatan positif, baik budaya maupun seni suara. Apalagi banyak talenta Medan yang sudah dikenal secara nasional," ujar Zakiyuddin saat menerima audiensi Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Medan, Rabu (29/10/2025) di ruang kerjanya.
Audiensi itu dipimpin Ketua Umum LPPD Kota Medan Anton Panggabean, SE, MSi didampingi anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra Andreas Pandapotan Purba (APP), Sekretaris Umum Maruli Tua Hasugian yang juga Kasie Bimas Kristen Kemenag Kota Medan, Bendahara Januarto Nainggolan, Wakil Sekretaris Marthin Nainggolan, serta Wakil Bendahara Sontur Saragih dan Guthy Sianipar.
Anton Panggabean menjelaskan, Pesparawi Nasional seharusnya digelar tahun 2025, namun diundur ke 2026 karena efisiensi anggaran pemerintah pusat. Ia menyebut, pada Pesparawi Nasional 2022 di Yogyakarta, Sumut berhasil meraih juara umum untuk pertama kalinya dan menerima piala bergilir dari Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Tensi Panas Jelang Ringdom Fight: Pungu Sitinjak Siap Hadapi Muhammad Bernanda Rebut Sabuk Gubernur Sumut "Piala bergilir itu kini berada di kantor Gubernur
Sumut. Tahun depan, kita bertekad mempertahankan gelar juara umum di
Papua Barat," ujar Anton.
Anton menambahkan, Tim Pesparawi Sumut didominasi peserta asal Kota Medan, meskipun ada juga dari kabupaten/kota lain. Untuk mendukung persiapan menuju ajang nasional, LPPD Medan mengajukan dukungan anggaran sebesar Rp2,5 miliar, yang akan digunakan untuk kostum, transportasi, dan akomodasi sekitar 350 peserta.