Lubukpakam (harianSIB.com)
Sebuah langkah kecil telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang untuk menuju peradaban yang lebih maju. Langkah kecil itu diwujudkan dengan penyelenggaraan Festival Literasi Tahun 2025 oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Deliserdang.
Dengan adanya Festival Literasi itu diharapkan menjadi sarana pengembangan potensi anak. Terlebih, potensi anak tidak melulu dari sisi akademik, tetapi juga dari kemampuan literasi, budi pekerti, dan rasa cinta terhadap bangsa.
"Festival literasi ini langkah kecil menuju peradaban yang lebih maju. Kami ingin menjadikan literasi sebagai gaya hidup masyarakat Deliserdang," ujar Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo, saat membuka Festival Literasi di Lubukpakam, Selasa (4/11/2025).
Festival yang diselenggarakan selama tiga hari, mulai Selasa, 4 November sampai Kamis, 6 November 2025 ini, diharapkan bukan sekadar ajang seremonial, tetapi bagian dari upaya pemerintah daerah menumbuhkan kembali budaya membaca di tengah gempuran teknologi digital.
Baca Juga: Dukung Pemerintah, Tanoto Foundation Latih Fasda untuk Sistem STEM "Budaya membaca adalah fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul, berdaya saing, dan berkarakter. Kita ingin mengembalikan kebiasaan membaca yang dulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," jelas Wabup.
Fenomena yang terjadi saat ini adalah menurunnya minat baca akibat maraknya penggunaan gawai (Smartphone) di kalangan pelajar. Padahal, membaca buku memiliki daya lekat dan pemahaman yang lebih dalam dibandingkan membaca melalui layar.