Medan(harianSIB.com)
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus menggencarkan berbagai langkah strategis guna menekan laju inflasi di daerah ini. Salah satu upaya utama dilakukan melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat.
Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Poppy Hutagalung menyebutkan, hingga awal November 2025, jumlah beras SPHP yang telah disalurkan mencapai 32.782,211 ton. Penyaluran ini merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
"Penyaluran beras SPHP akan terus dilakukan hingga inflasi benar-benar turun di Sumatera Utara," ujar Poppy dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (5/11/2025).
Selain beras, Pemprov Sumut juga melakukan intervensi harga terhadap komoditas strategis lainnya, terutama cabai merah yang selama ini menjadi salah satu penyumbang inflasi tertinggi di wilayah tersebut. Pemerintah mendatangkan pasokan cabai dari berbagai daerah penghasil untuk menjaga kestabilan harga di pasaran.
Baca Juga: Polres Sergai Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi Menurut Poppy, langkah tersebut menunjukkan hasil positif. "Harga cabai merah saat ini sudah berada di bawah Rp50 ribu per kilogram. Ini hasil dari koordinasi lintas daerah dan pengendalian pasokan secara terukur," katanya.
Ia menegaskan, Pemprov Sumut berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan pangan dan kestabilan harga, terutama menjelang akhir tahun yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat.