Medan (harianSIB.com)
Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan mengintensifkan pengawasan terhadap makanan, minuman, hingga produk kosmetik yang beredar di pasaran.
Hal ini disampaikan Kepala BBPOM Medan, Mojaza Sirait, dalam keterangannya di Medan. Mojaza, yang akrab disapa Moses, menegaskan, intensifikasi bukan berarti pengawasan hanya dilakukan saat momen hari besar keagamaan.
"Intensifikasi artinya pengawasan yang sudah rutin dilakukan setiap minggu kita tingkatkan menjelang Nataru. Bukan berarti selama ini tidak ada pengawasan, oh tidak. Program pengawasan berjalan sepanjang tahun," tegasnya.
Ia menjelaskan, tim BBPOM Medan akan melakukan pemeriksaan di berbagai titik strategis, mulai dari marketplace, gudang besar, gudang kecil, hingga supermarket sebagai sumber utama distribusi pangan dan produk lainnya.
Baca Juga: Polda Sumut Gelar Operasi Zebra 2025 Mulai Besok Moses menyebutkan, intensifikasi pengawasan juga menyasar produk pangan yang biasanya disertakan dalam parsel Natal dan Tahun Baru. Tujuannya untuk memastikan seluruh produk aman, terdaftar di BPOM maupun Dinas Kesehatan, tidak rusak, tidak kedaluwarsa, dan tidak mendekati masa kedaluwarsa.
"Untuk parsel, minimal masa kedaluwarsanya masih 6 bulan. Itu anjuran kami. Untuk Nataru, tidak ada larangan khusus seperti saat Lebaran yang melarang memasukkan produk non-halal dalam parsel," jelasnya.