Medan(harianSIB.com)
Hujan deras dengan intensitas tinggi sudah beberapa hari mengguyur Sumatera Utara, khususnya Medan dan Deliserdang. Di perbatasan Medan-Deliserdang khususnya di sebagian kawasan Kecamatan Percut Seituan yang beberapa desa berbatasan dengan Kota Medan.
Akibat hujan deras yang tidak berhenti, Jalan Meteorologi yang tembus ke Jalan Perhubungan Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Seituan macet total, karena banjir menggenangi jalan sehingga kenderaan sulit melintas mengakibatkan antrian sangat panjang.
Jalan Meteorologi dan Jalan Perhubungan merupakan jalan propinsi yang bisa menghubungkan jalan ke Desa Bandar Setia, Desa Kolam, Desa Bagan Percut Seituan, Tembung Pasar 7, Pasar 8 dan Pasar 9, Batang Kuis sampai ke Kualanamu.
Banyak warga sekitar desa-desa tersebut bekerja di Kota Medan. Setiap pagi jalan Perhubungan dan Meteorologi lintasan mereka setiap hari dan sore ketika pulang bekerja. Sehingga tidak heran jalan tersebut pada hari kerja pagi dan sore selalu dipadati kenderaan.
Baca Juga: Dinas Ketapang TPH Sumut Lakukan Berbagai Langkah Tanggapi Banjir di Sejumlah Daerah Terlebih pada saat banjir melanda, jalan tersebut
macet total. Diperkirakan kemacetan dari jembatan Sungai Percut Jalan Perhubungan Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Seituan sampai ke Jalan Pancing Kecamatan Medan Tembung
macet total diperkirakan sekitar 5 kilometer.
Semua lintasan atau jalan alternatif juga macet total karena hampir semua ruas jalan tergenang air sehingga banyak kendaraan terjebak banjir. Sejumlah jalan alternatif seperti Jalan Veteran, Jalan Usman Siddik Desa Bandar Khalifah, Jalan Kapten Batu Sihombing Desa Medan Estate sampai Jalan Willem Iskandar kawasan Unimed sampai tembus ke Jalan Pancing juga terjadi kemacetan akibat tergenang air.
Editor
: Robert Banjarnahor