Lubukpakam(harianSIB.com)
Bencana banjir dan longsor yang melanda 15 kecamatan di Deliserdang, mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan empat lainnya hanyut atau hilang.
Di sisi lain, bencana banjir dan longsor yang melanda 15 kecamatan di Deliserdang juga mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan empat lainnya hanyut/hilang.
Kedelapan korban meninggal dunia yakni, Henri Parsaoran Matanari (55) dan Sumiati Reselina br Hutasoit (51), sama-sama warga Perum Subsidi Jokowi, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal; Edi Erizal Nasution (70), warga Jalan Stasiun, Nomor 40, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal.
"Dari informasi yang diperoleh, sebelum meninggal, Edi Erizal Nasution mengalami stroke," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deliserdang, Anwar Sadat Siregar, Sabtu (29/11/2025).
Baca Juga: Bupati Deliserdang Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari Selanjutnya, Raden Sugiarto (72) dan Cahaya Khairani Pohan (70), sama-sama warga Komplek Abdul Hamid, Dusun VI, Desa Medan Krio, Sunggal. Kemudian, seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya, warga Perum Pondok Permata Biru, Nomor 8, Desa Klambir Kampung,
Hamparan Perak.
"Untuk yang belum ada identitasnya ini, kita masih menunggu data dari pemerintahan desa setempat," lanjutnya.