Medan(harianSIB.com)
Polda Sumatera Utara memperkuat operasi pencarian korban banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga dengan mengerahkan unit K9 atau anjing pelacak terlatih. Sejumlah personel K9 didatangkan sebagai perbantuan dari Mabes Polri, lengkap dengan handler profesional dan peralatan pendukung.
Dalam rilis resmi Bid Humas, Selasa (2/12/2025), Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyebut pengerahan K9 menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pencarian terutama di area yang sulit dijangkau tim SAR konvensional.
"Tim K9 ini diperbantukan untuk mendukung proses pencarian korban yang masih dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor," kata Kapolda Whisnu, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, anjing pelacak memiliki kemampuan deteksi tinggi dalam mengidentifikasi keberadaan manusia di bawah tumpukan material maupun area yang tidak dapat diakses kendaraan atau alat berat. Kehadiran unsur K9 dinilai dapat mempercepat proses pencarian.
Baca Juga: Imigrasi Sumut Kirim Bantuan untuk 21 Pegawai yang Mengungsi di Sibolga Kapolda memastikan seluruh handler dan anjing yang diterjunkan berada dalam kondisi optimal serta dilengkapi peralatan khusus operasi bencana.
Polda Sumut juga menjamin dukungan logistik dan koordinasi lintas instansi berjalan maksimal.
"Kecepatan menemukan korban adalah bagian dari menyelamatkan martabat kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga, dan kita bekerja maksimal dengan semua sumber daya yang ada, termasuk K9," tegasnya.