Medan(harianSIB.com)
Pihak Organda Sumut, Organda Medan dan Organda Angsuspel Belawan desak Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadia segera membuat pernyataannya di hadapan wartawan, seperti banyak beredar di medsos, tentang distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumut, Aceh, dan Sumbar, dalam bentuk surat keputusan (SK), agar pihak terkait seperti Pertamina dapat nenindakkanjutinya dalam bentuk perintah tertulis kepada pengelola SPBU-SPBU untuk dilaksanakan secaranyata.
Desakan itu ditegaskan Ketua DPD Organda Sumut Prof Dr Haposan Siallagan SH dan Ketua Organda Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel( Belawan) Eri Salim melalui Sekretaris Organda Medan, Jaya Sinaga kepada Jurnalis SNN di Medan, Kamis (4/12/2025) sore.
Pasalnya, kata Jaya, hingga Kamis (4/12/2025), yang dinyatakan Bahlil tentang ketersediaan BBM dan tidak diberlakukan barkot terhadap truk saat mengisi BBM solar untuk sementara di lapangan, belum terlaksana dengan baik.
Baca Juga: Menteri ESDM RI Pastikan Listrik Nyala Tiga Hari ke Depan "Sampai hari ini, yang namanya BBM terutama solar, masih susah diperoleh di SPBU-SPBU, tidak hanya di daerah seperti Kwala Simpang, Indrapura, Pematang Siantar, Doloksanggul, Sidikalang, Aceh Tamiang, bahkan di SPBU tertentu di Kota Medan. Demikian juga dengan barkot yang disebut Bahlil untuk Sumut, Aceh dan Sumbar untuk senentara tidak diberlakukan, faktanya di lapangan sampai sekarang tetap berlaku, sehingga menimbulkan pertengkaran antara pengemudi dengan petugas SPBU," kata Jaya.
Dengan masih langkanya BBM solar di SPBU-SPBU tersebut, Jaya mengatakan pihaknya sudah banyak nenerima keluhan kalau para pengusaha angkutan sangat mengalami kesulitan untuk mebdistribusukan bahan logistik naupun babtuan ke daerah-daerah yang dituju, termasuk daerah-daerah yang dilanda bencana.
Editor
: Wilfred Manullang