Medan(harianSIB.com)
Pemerintah Kota (Pemko) Medan masih terus memperbarui pendataan korban banjir yang terjadi pada 27 November dan 3 Desember 2025. Hingga Kamis (4/12/2025), tercatat sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari SH MH, mengatakan kepada SNN bahwa korban jiwa berasal dari beberapa kecamatan. "Dari Medan Polonia 1 orang, Medan Barat 3 orang, Medan Deli 3 orang, Medan Helvetia 4 orang, Medan Labuhan 1 orang, dan Medan Marelan 1 orang," ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagian besar korban merupakan lanjut usia (lansia) yang meninggal akibat kelelahan saat proses evakuasi dan kondisi pascabanjir.
Baca Juga: PalmCo Salurkan Bantuan Pangan Senilai Rp34,8 Miliar untuk Korban Banjir Sumatera "Namun ada juga 1 korban hanyut di Medan Deli, dan 2 orang lainnya diduga karena keracunan asap genset. Karena masih dugaan, kami masukkan dulu sebagai korban meninggal akibat
banjir," jelasnya.
Yunita menegaskan bahwa pendataan masih akan diperbarui karena beberapa wilayah Kota Medan masih tergenang dan proses identifikasi terus berlangsung. (**)