Medan(harianSIB.com)
Pemerintah Kota Medan menegaskan tidak pernah menerima atau mengelola dana Rp1,5 triliun dari Bank Dunia sebagaimana ramai dibicarakan publik pascabanjir besar yang melanda kota tersebut. Wali Kota Medan, Rico Waas, memastikan dana tersebut sepenuhnya dikelola Balai Wilayah Sungai (BWS).
"Tidak ada anggaran Rp1,5 triliun itu dikelola oleh Pemerintah Kota Medan. Karena dana tersebut adalah dana World Bank yang pengelolaannya diberikan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS)," ujar Rico Waas kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).
Rico menjelaskan, anggaran itu digunakan BWS untuk pekerjaan infrastruktur sungai. Beberapa proyek direncanakan, seperti penanganan Sungai Babura, Badera, Selayang, hingga pembangunan kolam retensi. Namun, ia menyebut sebagian tidak terealisasi.
Baca Juga: 'Panopang' Medan Lantik Pengurus Baru, Perkuat Solidaritas Pemuda Simatupang "Kalau tidak salah ada tiga yang tidak jadi. Yang masih on progress sampai saat ini
Sungai Badera,
kolam retensi Sungai Selayang, dan
Sungai Kera," katanya.
Pemko Medan Hanya Penerima Manfaat