Medan (harianSIB.com)
DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumut menyampaikan seruan tegas kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar segera mempercepat pembangunan hunian layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di provinsi tersebut.
Banjir bandang yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan ribuan warga terpaksa mengungsi. Kawasan pesisir dan bantaran sungai menjadi daerah paling terdampak akibat sedimentasi, tata ruang yang tidak adaptif, serta pengaruh perubahan iklim. Berdasarkan laporan pemerintah daerah, kerusakan rumah warga telah mencapai skala yang mengkhawatirkan.
Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu menegaskan bahwa kehadiran GAMKI bukan sekadar untuk memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong solusi jangka panjang. Menurutnya, bencana banjir ini harus menjadi momentum untuk menata ulang sistem tata ruang, memperkuat mitigasi bencana, dan memastikan masyarakat memiliki hunian yang aman serta layak huni.
"Hunian layak adalah kebutuhan mendesak. Pemerintah harus menjadikannya prioritas utama dalam pemulihan pascabencana," katanya kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).
Baca Juga: Konfercab IX GAMKI Labuhanbatu Sukses Digelar, Herry Anton Sinaga Terpilih Aklamasi Ia juga menekankan, semangat
Ora et Labora - berdoa dan bekerja, seperti tertulis dalam Kolose 3:23, menjadi dasar komitmen GAMKI dalam memperjuangkan pemulihan dan keadilan bagi masyarakat terdampak.
Dalam seruannya, GAMKI meminta Kementerian PKP dan PU untuk mempercepat pembangunan hunian sambil memperkuat ketahanan infrastruktur dan memasukkan strategi adaptasi perubahan iklim dalam perencanaan tata ruang di wilayah rawan bencana.