Medan(harianSIB.com)
Beredar isu, ada oknum aparatur Pemko Medan dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga lingkungan, mengambil keuntungan dari bantuan korban banjir dengan cara menahan hingga dijual.
Wali Kota Medan Rico Waas mengaku sudah mendengar langsung informasi ini saat temu pers di Warkop Jurnalis Medan, di Jalan Agus Salim, Senin (8/12/2025).
Rico murka, pasalnya dia baru menerima laporan bahwa ada bantuan untuk korban banjir diduga dikomersilkan, diperdagangkan seperti barang dagangan. Kemudian barang dipilah-pilah sebelum sampai ke tangan warga korban.
Baca Juga: Pemko Medan Tegaskan Tak Kelola Dana Rp1,5 Triliun dari Bank Dunia untuk Proyek Banjir Padahal korban banjir sangat membutuhkannya, mereka kedinginan, mengungsi karena kehilangan rumah. Justru bantuan itu pula sanggup diselewengkan, sementara korban banjir sudah kelaparan.
"Kalau ini benar terjadi, saya pastikan orangnya tidak akan bekerja lagi di Pemko Medan. Saya sanksi tegas. Jika ada Lurah ikut bermain akan saya copot," tegasnya.
Editor
: Wilfred Manullang