Medan (harianSIB.com)
Konferensi Agung (KA) Gereja Methodist Merdeka Indonesia (GMMI) yang diadakan di Kantor Pusat GMMI Jalan Gedung Arca No 49 Medan, Jumat, 28 November, memilih Prof Dr Poltak Sinaga BA SE MSi sebagai Bishop GMMI masa bhakti 2025 - 2030.
Dua pekan setelahnya, dipilih kabinet kerja untuk menjalankan program apostolik gereja yang berpusat di Washington DC, Amerika Serikat (AS) tersebut.
Di Medan, Selasa (16/12), Bishop Poltak Sinaga mengatakan, pihaknya masih mengejar sejumlah program tersisa dan menyusun hal baru.
"Komunikasi dengan kantor pusat Free Methodist di Washington DC sudah berjalan lancar dan baik. Untuk memastikan sinergitas, GMMI harus transparan soal pengelolaan," tambahnya didampingi St P Sianipar dan sejumlah pengurus.
Baca Juga: Pemilihan Bishop GMI Berjalan Ketat, Pdt Antoni Manurung Terpilih Sebagai Bishop GMI Wilayah I Periode 2025–2029 Bersamaan dengan terpilihnya pucuk pimpinan, Bishop menegaskan
GMMI tetap berpusat di Medan yang dikuatkan dengan SK Dirjen Bimas Kristen Kemeang I No E/Ket/344/822/788; N0 189 Tahun 1968; DJIII/Kep/IHK 00.5/14/ ; 533/2005. “Dikuatkan dengan putusan PTUN 17 Desember 2020.
Bishop mengatakan, pihaknya ingin melakukan terobosan agar kesejahteraan pekerja gereja direalisir dengna pe rhatian dari pemerintah. "Belum ada perhatian pada kesejahteraan pendeta. Ini terobosan di GMMI," tegasnya.
Editor
: Robert Banjarnahor