Medan(harianSIB.com)
Seleksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) Medan telah selesai dilaksanakan dan Wali Kota Medan Rico Waas sudah melantik 12 Direksi PUD, diantaranya Direksi PUD Pasar, Direksi PUD Pembangunan dan Direksi PUD Rumah Potong Hewan (RPH).
Menanggapi itu, Anggota Komisi 3 DPRD Medan Hj Sri Rezeki AMd, Selasa (6/1/2026) mengingatkan pelantikan Direksi PUD Medan jangan sekedar seremonial belaka. Namun Direksi baru dituntut mampu menyelesaikan berbagai "pekerjaan rumah" (PR) lama yang selama ini sulit dituntaskan di tubuh PUD Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD RPH.
Meskipun sempat menyinggung adanya rumor "pejabat titipan", Sri Rezeki menyatakan bahwa fokus utama Komisi III adalah pada tanggung jawab dan hasil kerja nyata para direksi terpilih.
Baca Juga: Rico Waas Lantik Direksi Tiga PUD, Tekankan Pengabdian dan Penguatan Kinerja Politisi PKS ini juga menegaskan, direksi
PUD tidak boleh rangkap jabatan. Karena jabatan direksi adalah posisi profesional, bukan politik. Oleh karena itu, direksi dilarang keras merangkap jabatan agar dapat fokus pada manajerial dan integritas pelayanan publik.
Ditekankannya, sebagai wakil rakyat, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan dan mengevaluasi kinerja para direksi. "Kita butuh orang yang mampu mengatasi persoalan di PUD, bukan orang titipan yang ujung-ujungnya malah menggerus APBD. Kita butuh hasil, bukan sekedar kata-kata," ujarnya.
Editor
: Wilfred Manullang