Medan (harianSIB.com)
Anggota Komisi D DPRD Sumut Viktor Silaen SE MM menyoroti lemahnya pengawasan keselamatan pelayaran di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan penumpang, sehingga perlu dilakukan evaluasi secara total.
Penegasan tersebut disampaikan Viktor Silaen kepada wartawan, Selasa (6/1/2026) di DPRD Sumut menanggapi beredarnya video kapal penyeberangan di Danau Toba yang mengangkut muatan berlebih, termasuk sepeda motor yang melebihi kapasitas, tanpa pengawasan ketat dari otoritas pelabuhan.
"Ini bukti nyata bahwa pengawasan belum berjalan sebagaimana mestinya. Jangan menunggu jatuhnya korban jiwa baru ada tindakan," tegas Viktor Silaen sembari mendesak instansi terkait agar mengevaluasi secara total kapasitas daya angkut kapal di kawasan Danau Toba.
Menurut Viktor, sebagai destinasi wisata unggulan nasional, Danau Toba seharusnya menerapkan standar keselamatan pelayaran yang ketat, disiplin, dan konsisten. Bukan malah justru menunjukkan masih adanya pelanggaran serius yang terkesan dibiarkan.
Baca Juga: Libur Nataru Usai, Arus Lalu Lintas Pematangsiantar Kembali Normal Politisi Partai Golkar ini menilai instansi berwenang, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), belum maksimal menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan aturan, padahal regulasi keselamatan pelayaran dari Kementerian Perhubungan sudah sangat jelas.
"Kalau aturan sudah ada tapi tidak ditegakkan, itu artinya pengawasan gagal," ujarnya sembari menegaskan, keselamatan pelayaran di perairan Danau Toba tidak boleh dikompromikan dengan alasan apa pun, mengingat tingginya aktivitas penyeberangan masyarakat lokal maupun wisatawan.
Editor
: Wilfred Manullang