Medan(harianSIB.com)
Politisi Senior Partai Golkar Sumut Drs HN Serta Ginting menegaskan, penunjukan Ahmad Doli Kurnia Tanjung menjadi Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut, untuk menyelamatkan Partai Golkar dari faksi-faksi atau perpecahan yang akhir-akhir ini semakin mengkristal, sehingga seluruh kader wajib mendukungnya hingga terlaksananya Musda yang direncanakan digelar akhir Januari 2026.
"Penunjukan Doli Kurnia Tanjung jadi Plt, merupakan keputusan tepat dan berada di jalur kebenaran yang diambil DPP Partai Golkar demi kemaslahatan serta kemajuan partai berlambang pohon beringin di Sumut," ujar Serta Ginting kepada wartawan, Rabu (7/1/2026) melalui telepon dari Jakarta.
Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Sumut itu, setiap keputusan strategis yang diambil DPP Golkar selalu didasarkan pada pertimbangan matang dan kepentingan jangka panjang partai. Termasuk keputusan DPP di Musda Golkar Sumut yang berhasil mendudukkan Musa Rajeckshah sebagai Ketua DPD Sumut, sekaligus mengantarkan Golkar sebagai pemenang Pemilu 2024 di Sumut.
"Kita menyakini di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, penunjukan Doli Kurnia tidak hanya menguatkan soliditas internal, tetapi juga sebagai langkah awal mengamankan kemenangan Golkar pada Pemilu 2029 serta merebut agenda politik strategis lainnya, termasuk Pilkada provinsi, kabupaten, dan kota di Sumut," tandasnya.
Baca Juga: HN Serta Ginting: Pemilu dan Pilkada Harus Ditata Ulang Kurangi “Cost” Politik Jor-joran Berkaitan dengan itu, Serta Ginting yang juga pernah duduk di lembaga legislatif Labuhanbatu selama tiga periode ini, mengajak seluruh pengurus dan kader Golkar se-Sumut untuk tetap bersatu dalam rumah besar
Partai Golkar, guna mendukung penuh kepemimpinan Plt Ketua DPD Golkar Sumut hingga sukses menggelar Musda.
Perlu diketahui, katanya, Doli Kurnia semata-mata menjalankan mandat DPP untuk merangkul seluruh potensi kader menuju pelaksanaan Musda akhir Januari 2026 dan jika ada revitalisasi kepengurusan, langkah tersebut merupakan keputusan pleno partai dan bukan kehendak pribadi Plt Ketua DPD.
Editor
: Robert Banjarnahor