Medan(harianSIB.com)
Wakil Ketua DPRD Sumut Dr Sutarto MSi mendesak Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi Sumut untuk segera mengkaji dan merealisasikan pembangunan jalan tol Medan–Berastagi, mengingat kemacetan semakin hari semakin parah, sehingga menghambat ekonomi dan pariwisata di Karo.
Desakan ini disampaikan Sutarto kepada wartawan, Rabu (7/1/2016) di DPRD Sumut menyusul kondisi kemacetan yang kian parah dan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi serta pariwisata di kawasan Tanah Karo.
Dalam pertemuan itu, Sutarto menegaskan jalur utama Medan–Berastagi saat ini tidak lagi memadai menampung volume kendaraan. Kemacetan panjang hampir menjadi pemandangan rutin, terutama saat akhir pekan, musim liburan, maupun ketika terjadi kecelakaan, banjir, dan tanah longsor yang kerap melumpuhkan arus lalu lintas hingga berjam-jam.
"Situasi ini sangat melelahkan masyarakat dan merugikan banyak sektor. Sudah saatnya pemerintah pusat memberi solusi nyata melalui pembangunan tol Medan–Berastagi sebagai jalur alternatif strategis," tegas Sutarto.
Baca Juga: Apresiasi Green Card UNESCO, Bobby Nasution Tekankan Investasi Geopark Kaldera Toba Harus Sejahterakan Masyarakat Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan ini mengatakan, rencana tol Medan–Berastagi perlu kembali dibuka dan disinergikan dengan jaringan tol lainnya, seperti Tol Medan–Siantar–Danau Toba serta Tol Medan–Binjai, sehingga membentuk konektivitas wilayah yang efisien dan berkelanjutan.
Selain jalan tol, tambahnya, juga mendorong percepatan penyelesaian jalan alternatif Medan–Berastagi via Kutalimbaru yang pembangunannya telah dimulai sejak akhir 2023, namun hingga kini masih terhenti.
Editor
: Wilfred Manullang