Medan (harianSIB.com)
Pemko Medan bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar rapat koordinasi membahas kerusakan rumah, fasilitas umum serta lainnya akibat bencana banjir yang terjadi di Sumatera, termasuk di Kota Medan.
"Semalam kami rapat membahas kerusakan rumah, fasilitas umum serta jumlah pengungsi yang terbaru setelah bencana di Sumatera," ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas, di Medan, Rabu (7/1/2026).
Dijelaskannya, setelah banjir yang melanda wilayah itu pada 27 Desember 2025, mengakibatkan 242 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terdampak. Rico mengatakan dari jumlah tersebut sedikitnya 99 rumah mengalami rusak ringan yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Rico Waas menegaskan, Pemko setempat berkomitmen memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak.
Baca Juga: Banjir di Sampali dan Bandar Khalifah, Bupati Deliserdang Ancam Pengembang "Kami juga berkomitmen siap terus membantu saudara-saudara kita di daerah lain supaya lekas pulih," ujarnya.
Mendagri Tito Karnavian sebelumnya meminta Pemda untuk mempercepat dalam mengumpulkan dan menyelaraskan data kerusakan rumah warga akibat bencana di wilayah Sumatera.