Medan(harianSIB.com)
Anggota DPD RI asal Sumut Pdt Penrad Siagian, menegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumut harus berorientasi pada pemulihan mata pencaharian masyarakat, bukan sekadar perbaikan fisik infrastruktur semata.
Penegasan tersebut disampaikan Penrad Siagian saat menyalurkan bantuan tahap keempat bagi korban bencana di wilayah Tapanuli Raya (Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara dan Sibolga), Selasa (13/1/2026) sekaligus dimanfaatkan untuk melihat langsung kondisi warga terdampak serta menyerap aspirasi menjelang masuknya fase rehabilitasi dan rekonstruksi.
Bantuan yang diserahkan secara langsung tersebut berupa Sembako, peralatan memasak, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak, sebagai upaya meringankan beban masyarakat dalam masa darurat.
Usai penyaluran bantuan, Penrad merespons terbitnya Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumut, Aceh, dan Sumbar, sekaligus menilai kebijakan itu sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi korban bencana.
Baca Juga: Wabup Tapteng Bersama Kementerian Pertanian Tinjau Lokasi Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Namun demikian, Penrad menegaskan Satgas harus segera bekerja secara cepat dan efektif agar masyarakat tidak terlalu lama bertahan di pengungsian tanpa kepastian pemulihan kehidupan.
Penrad juga mengingatkan agar seluruh pembiayaan rehabilitasi dan rekonstruksi sepenuhnya ditanggung APBN, mengingat keterbatasan fiskal daerah serta kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menambah beban pemerintah daerah.
Editor
: Wilfred Manullang