Medan(harianSIB.com)
Mata sepet, perih, dan lelah kerap dianggap keluhan sepele di tengah rutinitas harian yang padat. Padahal, di balik rasa tidak nyaman tersebut, bisa tersembunyi masalah kesehatan mata yang lebih serius: mata kering.
Kondisi ini dialami Christian Sitorus (27), pemuda asal Pematangsiantar, yang menjadi gambaran nyata kelompok Gen Z yang rentan mengalami mata kering tanpa disadari.
"Kan sering di depan komputer, jadi mata perih. Mikirnya ini cuma kelelahan, ternyata tidak," ucap Christian di Medan, Kamis (15/1/2026).
Kesibukannya sebagai tim media di sebuah instansi memang menuntutnya bekerja menatap layar terlalu lama. Ia memotret, merekam video, hingga mengolah konten media sosial dengan penuh totalitas. Kamera, smartphone, dan komputer pun menjadi 'teman dekat' yang hampir setiap hari menatap matanya.
Baca Juga: Pisah Sambut Kapolres Tebingtinggi, Wali Kota Apresiasi AKBP Simon Paulus Sinulingga "Pokoknya menatap layar terus," sambung dia.
Awalnya, dia menganggap mata sepet, perih, dan lelah sebagai hal lumrah. Apalagi dia kerap terlalu lama menatap layar komputer dan kamera. Sensasi kering mulai terasa, membuat fokusnya terganggu saat bekerja. Dari rasa penasaran, Tian mulai mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Editor
: Wilfred Manullang