Medan (harianSIB.com)
PT Surya Sakti Engineering (PT SSE) menembuskan surat permohonan perlindungan hukum kepada Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya terkait sengketa pengadaan suku cadang dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (PT Inalum).
Direktur PT SSE, Halomoan H, berharap Seskab Teddy dapat memberikan perhatian khusus dan menyampaikan persoalan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.
Halomoan mengatakan, langkah menembuskan surat kepada Seskab dilakukan agar pemerintah pusat mengetahui permasalahan yang dialami perusahaannya selama lebih dari dua tahun terakhir. Ia berharap adanya atensi dari lingkaran istana untuk mendorong penyelesaian sengketa secara adil dan transparan.
"Saya menembuskan surat ke Pak Teddy agar beliau mengetahui apa yang saat ini dialami PT SSE. Saya berharap beliau dapat memberikan atensi terhadap persoalan ini hingga sampai ke Presiden," ujar Halomoan di Medan, Kamis (15/1/2026).
Baca Juga: Polres Dairi dan KPH XV Kabanjahe Temukan Bekas Olahan Kayu di Hutan Lindung Sibuaten Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap sosok Seskab Teddy Indra Wijaya. "Saya percaya Pak Teddy yang baik hati dan pemurah dapat membantu menyelesaikan persoalan ini dengan PT Inalum. Teddy yang masih muda, saya yakin ke depan dapat menjadi pemimpin bangsa yang bijaksana dan tegas membela pihak yang terdzalimi," katanya.
Selain kepada Sekretaris Kabinet, surat permohonan perlindungan hukum PT SSE juga ditujukan kepada Kepala Badan Pengelola Investasi BUMN Dony Oskaria. Surat tersebut turut ditembuskan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Komisi VI DPR RI, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Ombudsman Republik Indonesia.
Editor
: Wilfred Manullang