Medan(harianSIB.com)
Badan Pusat Statistik (BPS) kembali mengirimkan 60 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) untuk membantu pendataan pascabencana di wilayah Sumatera, yakni Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Utara.
Pengiriman ini merupakan gelombang kedua dari total 510 mahasiswa STIS yang dilibatkan dalam program pendataan melalui Satuan Tugas Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas R3P).
Kepala BPS Sumut, Asim Sahputra, dalam siaran tertulis melalui Humas BPS Sumut, Jumat (16/1), mengatakan para mahasiswa akan melakukan pendataan terhadap keluarga terdampak bencana, kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum, serta kondisi lahan pertanian.
Baca Juga: BEM SI Kerakyatan Sumut Minta Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Mobil Pengacara Pendataan tersebut ditargetkan selesai pada 30 Januari dan hasilnya akan menjadi dasar pemerintah dalam menetapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi.
Asim menegaskan, BPS berkomitmen penuh mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana dengan menyiapkan sistem pendataan yang akurat dan cepat.
Editor
: Robert Banjarnahor