Medan(harianSIB.com)
Volume penumpang kereta api di wilayah Sumatera Utara mencatat angka 14.182 orang dalam dua hari, Kamis – Jumat (15-16/1/2026) pada periode libur panjang peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah.
Peningkatan jumlah pengguna jasa ini mempertegas peran penting kereta api dalam menjaga konektivitas antar wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.
Pada Kamis (15/1/2026), KAI Divre I Sumatera Utara melayani 7.912 penumpang atau mengalami pertumbuhan sebesar 28 persen dibandingkan pekan sebelumnya Kamis (8/1) yang berjumlah 6.178 orang. Kenaikan ini menunjukkan kecenderungan masyarakat yang memilih moda transportasi publik untuk melakukan perjalanan antar kota secara terjadwal dan efisien.
"Adanya libur panjang dijadikan momen oleh masyarakat Sumatera Utara yang sedang merantau di Kota Medan untuk kembali ke kampung halamannya, mulai dari Tebing Tinggi, Kisaran, Siantar, Tanjung Balai hingga Rantau Prapat," jelas Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo.
Baca Juga: Wujudkan Transportasi Hijau, 205.532 Penumpang Kereta Api di Sumut Beralih ke Teknologi Face Recognition KA Putri Deli dan KA Siantar Ekspres tetap menjadi pilihan utama, namun minat tinggi juga terlihat pada KA Sribilah Utama keberangkatan pukul 23.00 WIB dari Stasiun Medan dan keberangkatan 22.35 WIB dari Stasiun Rantau Prapat. Tiket untuk kedua perjalanan tersebut, pada Kamis (15/1) terjual sebanyak 500 lembar dari kapasitas tersedia 470 tempat duduk.
"Dipilihnya kedua keberangkatan KA Sribilah Utama pada malam hari dimungkinkan karena pada jam tersebut masyarakat yang bekerja sudah selesai, sehingga bisa langsung naik kereta untuk berlibur atau pulang kampung," terangnya.