Medan(harianSIB.com)
Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026 yang mengusung tema "Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif", PT KAI Divre I Sumut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mempererat kerja sama dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api (KA).
KAI memandang masyarakat di sekitar jalur rel sebagai mitra strategis dalam mewujudkan ekosistem transportasi yang aman. Melalui kolaborasi yang positif, diharapkan potensi gangguan di jalur KA, seperti keberadaan hewan ternak, dapat diminimalisasi demi kebaikan bersama.
Plt Manager Humas Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo menyampaikan, kesadaran kolektif adalah kunci dari keselamatan yang berkelanjutan. Berdasarkan data evaluasi, sepanjang tahun 2025 terdapat 53 kasus kereta api tertabrak hewan, sementara pada periode 1 hingga 18 Januari 2026 saja telah terjadi delapan kejadian serupa.
Baca Juga: Hari Terakhir Libur Panjang Isra Miraj, Ribuan Penumpang Padati Stasiun KA Terakhir pada Minggu (18/1) pukul 21.33 WIB, masinis KA Putri Deli dengan rute Medan - Tanjungbalai melaporkan perjalanan KA-nya terganggu di antara stasiun Bandar Tinggi dengan Stasiun Bahlias, tepatnya di kilometer 106+4/5 akibat tertabrak hewan sapi.
"Semangat Bulan K3 ini kami jadikan momentum untuk mengajak warga menjadi bagian dari pahlawan keselamatan. KAI Divre I Sumut sangat menghargai peran masyarakat yang selama ini telah membantu menjaga kesterilan jalur rel agar perjalanan KA tetap andal dan tepat waktu," ujarnya.