Medan(harianSIB.com)
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mencatat kemajuan pelaksanaan lima misi Gubernur Sumut yang dijabarkan dalam 17 program pembangunan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan dan kesehatan, serta pemulihan ekonomi pascabencana.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut Dikky Anugrah Panjaitan menyampaikan, di sektor pendidikan Pemprov Sumut telah merealisasikan program sekolah gratis pada tahun pertama di lima kabupaten/kota wilayah Kepulauan Nias. Program tersebut juga ditopang desain pengembangan pendidikan yang mencakup Nias, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan daerah lainnya.
"Ke depan, peningkatan kualitas pendidikan diperkuat dengan penyediaan akses internet di SMA, SMK, dan SLB," kata Dikky saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan, penyediaan internet di sekolah diharapkan mengatasi keterbatasan layanan dasar sehingga tidak ada lagi sekolah yang terkendala listrik dan jaringan internet.
Baca Juga: Kacabdis Wilayah VI Pimpin Sertijab 20 Kepala SMA/SMK/SLB di Simalungun Di bidang
kesehatan, Dikky menyebut layanan
kesehatan telah berjalan dan akan terus ditingkatkan pada 2026. Sejumlah rumah sakit disiapkan untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat Sumatera Utara.
Dari sisi ekonomi, Pemprov Sumut mencatat adanya koreksi pertumbuhan akibat bencana di 10 kabupaten/kota. Meski demikian, berbagai intervensi terus dilakukan melalui penguatan potensi industri dan pariwisata yang mulai digarap serius dan ditingkatkan pada 2026.