Medan(harianSIB.com)
Anggota Komisi B DPRD Sumut Salmon Sumihar Sagala SE mengatakan, penurunan angka kemiskinan nasional yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi peringatan sekaligus peluang bagi Sumut, agar tidak tertinggal dari tren positif tersebut.
"Turunnya jumlah penduduk miskin secara nasional harus dibaca lebih dalam dan dijadikan dasar kebijakan yang benar-benar berdampak hingga ke daerah," ujar Salmon Sumihar Sagala kepada wartawan, Jumat (6/2/2026) melalui telepon dari Karo saat melakukan kegiatan reses.
Penegasan itu disampaikan Salmon menanggapi berita SIB, terkait data BPS yang mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2025 menurun sebanyak 490 ribu orang menjadi 23,36 juta orang, dari sebelumnya 23,85 juta orang pada Maret 2025.
Baca Juga: DPRD SU: Tragedi Buku Tulis Berujung Kematian Bocah SD di NTT Alarm Darurat Bagi Dunia Pendidikan Menurut Salmon, capaian tersebut tidak boleh dibaca hanya sebagai keberhasilan statistik semata. Yang jauh lebih penting, memastikan penurunan kemiskinan bersifat struktural, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan hingga ke daerah, termasuk Sumut.
Editor
: Robert Banjarnahor