Medan(harianSIB.com)
Ketua Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan H.T. Bahrumsyah, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) lebih fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak restoran. Pasalnya, saat ini Pemko sudah banyak mengalami kebocoran PAD dari sektor pajak, khususnya makanan dan minuman di restoran.
Potensi PAD dari sektor pajak restoran, kata Wakil Ketua Komisi 3 ini, banyak yang bocor. Sehingga dia selalu menyuarakan agar Bapenda Kota Medan lebih fokus dalam hal ini.
"Saat ini sangat banyak restoran maupun kafe di Kota Medan yang tidak menyetorkan pajak restoran sesuai dengan nominal yang seharusnya," kata Bahrumsyah kepada wartawan, Jumat (7/2/2026).
Misalnya, kata dia, restoran terkenal RLK di Jalan Amir Hamzah omsetnya sekitar Rp 4 miliar perbulan. Seharusnya restoran ini menyetorkan pajaknya sebesar Rp400 juta perbulan (10 persen), tetapi faktanya mereka hanya membayar sekitar Rp160 juta perbulan.
Baca Juga: Mardohar Tambunan Ditunjuk Plt Dirut RSUD Pirngadi Medan "Tidak sampai separuhnya. Itu hanya salah satu contoh, masih sangat-sangat banyak restoran ataupun kafe di Kota Medan yang melakukan hal yang sama," terangnya.
Menurut Bahrumsyah, kondisi seperti ini tidak mungkin luput dari pantauan oknum-oknum pegawai Bapenda Kota Medan yang bertugas di lapangan. Kondisi ini harus menjadi catatan bagi Bapenda, ternyata masih banyak oknum-oknum pegawai ada "main belakang". Perbuatan mereka membuat Pemko Medan kehilangan banyak PAD.