Medan(harianSIB.com)
Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, Polda Sumatera Utara bersama jajaran menunjukkan capaian yang positif. Operasi yang mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif ini difokuskan pada edukasi, penyuluhan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas.
Selama sepekan, berbagai kegiatan edukatif digelar secara masif di sekolah, kampus, perkantoran, terminal, hingga komunitas masyarakat. Program Police Goes to School, kampanye safety riding dan safety driving, penyebaran brosur dan leaflet keselamatan, serta edukasi melalui media elektronik dan media sosial terus digencarkan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun budaya tertib berlalulintas yang berkelanjutan.
Di bidang preventif, personel intens melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli di jam serta lokasi rawan. Tercatat 1.583 kegiatan preventif terhadap masyarakat telah dilakukan, termasuk kehadiran di titik rawan kecelakaan (black spot) dan pelanggaran (trouble spot), serta pemeriksaan pengemudi dan awak angkutan umum. Selain itu, 108 kegiatan preventif terhadap kendaraan dilaksanakan melalui pengawasan dan ramp check di jalur rawan.
Sementara itu, pada aspek penegakan hukum (Gakkum), total penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 908 kasus atau menurun 55,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2.041 kasus. Penindakan melalui ETLE tercatat 74 kasus, sedangkan non-ETLE sebanyak 13 kasus.
Baca Juga: Anak Wisatawan Asal Indonesia Tewas Tertabrak Mobil di Chinatown Singapura Teguran yang diberikan kepada pelanggar juga menurun menjadi 801 dari sebelumnya 1.482. Penindakan terhadap kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) tercatat 15 kasus, serta 5 kasus kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum (travel) tanpa izin.
Penurunan angka penindakan ini menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan masyarakat selama operasi berlangsung, seiring masifnya kegiatan edukasi dan himbauan yang dilakukan.