Medan(harianSIB.com)
Kalangan DPRD Sumut mendesak aparat penegak hukum mengambil langkah luar biasa dan terukur untuk menghentikan tawuran berdarah yang kembali menelan korban jiwa di kawasan Belawan.
Anggota Komisi D DPRD Sumut, Viktor Silaen SE MM dan anggota Komisi E Ebenejer Sitorus SE MM, Rabu (18/2/2026) melalui sambungan telepon dari Medan, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tawuran yang menewaskan seorang pemuda yang disebut tidak terlibat konflik.
Viktor menilai, tawuran yang terus berulang tidak lagi bisa dikategorikan sebagai kenakalan remaja.
"Ini sudah mengarah pada kriminalitas yang terorganisir. Negara harus hadir dengan langkah tegas dan terukur. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kekerasan," ujarnya.
Baca Juga: DPRD Sumut Minta PLN Jamin Tak Ada Pemadaman Saat Ramadhan Ebenejer menambahkan, penanganan tidak cukup hanya dengan penindakan, tetapi perlu strategi komprehensif berbasis pencegahan di tingkat komunitas.
"Belawan tidak boleh terus dicap sebagai zona merah kekerasan. Perlu gerakan bersama, bukan sekadar razia sesaat," katanya.