Medan(harianSIB.com)
Pemprov Sumut melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumut terus melakukan berbagai strategi untuk menekan angka pengangguran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuka kesempatan magang kerja, baik nasional maupun internasional ke Jepang.
"Program magang ada yang di dalam negeri dan ada yang magang ke luar negeri yakni ke Jepang. Kesempatan ini kita buka untuk mengurangi angka penangguran di Sumatera Utara," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumut Yuliani Siregar, Kamis (19/2/2026).
Yuliani menjelaskan, program magang kerja di dalam negeri merupakan program magang nasional yang menjadi salah satu asta cita Presiden RI Prabowo Subianto dan telah dimulai sejak 2025. Di Sumut melalui program itu sebanyak 2.800 tenaga kerja telah terserap bekerja di berbagai perusahaan dan rumah sakit.
Untuk mengikuti program tersebut, pencari kerja mendaftar melalui aplikasi milik Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu maganghub.kemenaker.go.id. Selanjutnya, peserta akan melalui proses seleksi Kementerian Ketenagakerjaan. Peserta yang lolos akan diumumkan dan ditempatkan di perusahaan yang telah terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).
Baca Juga: Ramadan 1447 H, Polresta Deliserdang Gelar Patroli Subuh Cegah C3 "Yang lolos akan bekerja di perusahaan yang sudah ditentukan selama 6 bulan, dan seluruh biaya
magang ditanggung oleh negara. Setelah itu kita berharap dia bisa tetap melanjutkan bekerja di perusahaan tersebut," kata Yuliani.
Selain magang nasional, Disnaker Sumut juga membuka program magang ke Jepang melalui kerja sama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang (IM Jepang). Program itu dibuka dua kali dalam setahun, yakni pada April dan September, dengan kuota masing-masing gelombang 200 orang. Pendaftaran untuk gelombang April telah dibuka dan dapat dilakukan langsung di kantor Disnaker Sumut.