Medan(harianSIB.com)
Wakil Ketua DPRD Sumut H Salman Alfarisi Lc MA menegaskan, persoalan narkoba di daerah ini tidak bisa lagi ditangani dengan langkah biasa. Predikat sebagai provinsi dengan jumlah pengguna narkoba tertinggi di Indonesia dinilai sangat memalukan dan menjadi tamparan keras bagi seluruh elemen masyarakat.
"Dengan sekitar 1,5 juta jiwa disebut telah terjerat penyalahgunaan narkotika berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut, dinilai sudah berada pada level darurat yang sangat membahayakan," ujar Salman Alfarisi kepada wartawan, Jumat (27/2/2026) di DPRD Sumut.
Melihat kondisi ini, ujar Salman, tak bisa lagi ditangani dengan langkah biasa. Seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum hingga masyarakat, harus bergerak serentak melakukan perang total terhadap narkoba, dimulai dari pembersihan internal aparatur hingga pemetaan zona merah peredaran barang haram tersebut.
"Sebagai orang Sumut tentunya kita malu dengan kondisi ini, sebab predikat pengguna narkoba tertinggi secara nasional ini sudah lama disematkan untuk Sumatera Utara," ucap Salman Alfarisi.
Baca Juga: Bandar Narkoba Koh Erwin Hendak Kabur ke Malaysia dari Pelabuhan Sumut Dikatakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, sudah saatnya pemerintah bersama seluruh perangkat penegak hukum untuk bekerja keras dan menjadikan pemberantasan narkoba sebagai program prioritas.
"Sumut ini sudah darurat narkoba. Kalau namanya sudah darurat, tentu penanganannya harus ekstra. Intinya kalau kita ingin situasi ini berubah, maka pemberantasan narkoba di Sumut harus lebih serius dan masif," ujarnya.