Medan(harianSIB.com)
Memasuki hari ke-10 Ramadan, Sabtu (28/2/2026), aktivitas penjualan takjil di sejumlah titik Kota Medan tampak bervariasi. Di kawasan Setia Budi, tepatnya di simpang Jalan Dr Mansur–Setiabudi, arus pembeli terlihat ramai namun tetap lancar tanpa penumpukan.
Menariknya, tren pembelian kini didominasi layanan ojek online (ojol). Warga dinilai lebih praktis memesan menu berbuka puasa tanpa harus datang langsung ke lokasi.
"Lebih praktis melalui ojol. Kami banyak melayani pembelian lewat ojol. Memang banyak juga yang datang karena merasa puas kalau langsung memilih apa yang diinginkan," ujar Rosmalina (52), pemilik warung Bubur Pedas di kawasan tersebut, Sabtu sore.
Pantauan di lokasi, aneka takjil tertata di etalase dan menggugah selera. Mulai dari kolak, bubur kacang hijau, kolak ubi rambat, kulang kaleng, pisang, kue timpan, kue klepon, rujak Aceh, lepat inti, kue lapis, lemet pisang, aneka gorengan, mie goreng hingga anyang tersedia lengkap.
Baca Juga: PKB Sumut Bagikan 200 Paket Takjil untuk Ojol di Medan "Saya juga tak tahu lagi berapa total jenis menu yang kami sajikan," ujarnya sambil melayani pembeli yang silih berganti datang.
Rosmalina yang juga anggota dewan di Aceh Tamiang itu turun langsung menerima pembayaran. Ia melibatkan sekitar 20 pekerja yang merupakan korban bencana di Aceh Tamiang untuk membantu proses produksi dan penjualan selama Ramadan.
Editor
: Wilfred Manullang