Kualanamu(harianSIB.com)
Pasca penutupan ruang udara, Bandara Internasional Kualanamu membatalkan sejumlah rute penerbangan ke kawasan Timur Tengah, khususnya penerbangan umroh, hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.
Hal itu disampaikan Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat, didampingi M Zul Andrika, kepada wartawan, Senin (2/3/2026), di Bandara Kualanamu. Disebutkan, pembatalan penerbangan itu dampak perang yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Disebutkan, pihak AirNav (Navigasi penerbangan) sudah mengeluarkan Notam (Notice to Airmen), yaitu informasi penting mengenai layanan operasional penerbangan, terkait larangan terbang ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
Adapun larangan terbang itu di antaranya, Teheran-Iran, Kabul, Telaviv, Oman, Bahrain, dan Kuwait serta negara kawasan Timur Tengah lainnya. Sedangkan penerbangan lainnya, masih dalam keadaan normal dan lancar.
Baca Juga: Ruang Udara Ditutup, Bandara Kualanamu Imbau Calon Penumpang Umroh Kordinasi Dengan Maskapai Dijelaskan, dua maskapai yang melayani penerbangan umroh dari
Bandara Kualanamu, yakni Etihad Airwais dan Lion Air Grup. Etihad Airwais melayani penerbangan 6 hari dalam seminggu, sedang Lion Air Grup melayani 3 kali dalam seminggu.
"Kita berharap, situasi ini segera diakhiri, karena imbasnya sangat luas. Apalagi saat ini saudara kita masih banyaknya tertahan di Arab Saudi saat melaksanakan umroh belum bisa pulang," ujarnya.