Medan(harianSIB.com)
Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G Akmalaputri menjadi narasumber dalam kuliah umum rangkaian Milad ke-69 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang digelar di Auditorium kampus tersebut, Medan, Senin (2/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri pimpinan universitas, sivitas akademika, mahasiswa, serta tokoh Muhammadiyah. Kuliah umum tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara sektor energi dan dunia pendidikan, khususnya dalam menjawab tantangan global serta mempercepat transisi energi nasional.
Dalam pemaparannya, Arsyadany menyoroti kondisi ekonomi global yang dalam lima tahun terakhir diwarnai ketidakpastian akibat ketegangan geopolitik, kelangkaan energi, perang dagang (trade war), hingga kekhawatiran resesi global. Menurutnya, dinamika tersebut menjadikan sektor energi sebagai isu strategis yang berpengaruh besar terhadap stabilitas ekonomi dan sosial suatu negara.
"Di tengah dinamika global tersebut, kita masih memiliki tantangan pemerataan akses listrik. PLN telah memetakan 10.068 klaster atau titik lokasi yang belum terlistriki di seluruh Indonesia sebagai dasar penyusunan Roadmap Listrik Desa. Ini adalah komitmen menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat," ujar Arsyadany, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: PLN UID Sumut Sambungkan Listrik Gratis Bagi 50 Keluarga Prasejahtera Ia menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi nasional bertumpu pada tiga pilar utama, yakni kepemimpinan (leadership), teknologi (technology), dan kebijakan (policy). Ketiganya harus berjalan selaras melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari regulator, operator, industri, akademisi, hingga mahasiswa sebagai agen perubahan.
"Universitas memiliki peran penting sebagai pusat inovasi dan pencetak talenta energi masa depan. Generasi muda harus siap menghadirkan solusi energi yang efisien, berkeadilan, dan ramah lingkungan," tambahnya.
Editor
: Wilfred Manullang