Medan(harianSIB.com)
Percepatan transformasi digital dalam Industri penerbangan global tengah memasuki fase baru. Maskapai tidak hanya berfokus pada rute hingga harga tiket perjalanan. Kenyamanan penumpang kini jadi prioritas. Tentunya dalam konteks ini, Singapore Airlines terus berinovasi lewat pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan demi memanjakan penumpang.
Singapore Airlines (SIA) sejatinya dikenal sebagai maskapai dengan layanan peremium. Dan teknologi bukan lagi hal yang baru. Bukan sekadar pendukung operasional. Namun, sudah menjadi bagian dalam strategi maskapai menciptakan perjalanan tak terlupakan bagi pelanggan setianya.
Lewat inovasi digital, layanan yang diberikan sudah dimulai jauh sebelum tiba di bandara. Ada situs wes dan aplikasi resmi maskapai, tiket begitu mudah diakses atau didapat penumpang. Kursi juga bisa dipilih.
Teknologinya juga memberikan rekomendasi penerbangan yang relevan, menawarkan promosi yang sesuai, hingga menyimpan preferensi kursi atau menu favorit pelanggan.
Baca Juga: DPRD Sumut Usulkan PT AIJ Bertransformasi Jadi Perseroda untuk Tingkatkan PAD Transformasi
digital berlanjut dengan sistem check-in secara mandiri dan bag drop otomatis. Penumpang tidak perlu repot-repot lagi antre. Di sejumlah
bandara, teknologi biometrik dan contactless travel mulai diterapkan untuk mempercepat verifikasi hingga boarding.
Di balik layar, maskapai juga memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas layanan. Chatbot digital memungkinkan pelanggan mendapatkan respons cepat selama 24 jam, sementara sistem notifikasi real-time membantu penumpang memperoleh informasi terkini terkait jadwal penerbangan atau perubahan perjalanan.
Editor
: Wilfred Manullang