Medan (harianSIB.com)
Ratusan mahasiswa melakukan aksi demo di depan Kantor Walikota Medan, Kamis (12/3/2026) sore. Aksi demo itu nyaris bentrok bersama mahasiswa dengan petugas kepolisian dan Satpol PP Medan.
Aksi mahasiswa ini meminta agar Walikota Medan, Rico Waas jangan jadi budak oligarki dan segera mencopot Kepala Satpol PP Medan, Muhammad Yunus S.STP yang diduga menyalahgunakan jabatannya.
Demo ini dipicu dari keluarnya surat peringatan ke 2 bernomor 300.1/3561 per Tanggal 30 Desember 2025 lalu, yang ditanda tangani Kepala Satpol PP Medan, M Yunus S.STP.
Terkait Toko Crown Textile dan Tailor terletak di Jalan Iskandar Muda Kelurahan Babura Kecamatan Medan Baru menggunakan trotoar dan bahu jalan sebagai sarana untuk melakukan kegiatan usaha.
Baca Juga: Mahasiswa Demo Minta Usut Oknum Rekanan Disdik Deliserdang Bergaya Preman Kerap Intimidasi Korcam Pihak Pemko Medan melalui Satpol PP telah memberikan waktu kepada pemilik toko dalam tempo 2x24 jam, sejak tanggal surat peringatan diterima pemiliki toko.
Namun sampai aksi demo kedua dilakukan, pihak Pemko Medan lewat Satpol PP belum juga melakukan eksekusi terhadap toko yang telah merugikan warga Medan, akibatnya ratusan mahasiswa dari berbagai aliansi dan universitas kembali memadati Kantor Walikota Medan dengan membawa atribut spanduk serta alat pengeras suara.