Jakarta(harianSIB.com)
Dandi Sitanggang (26), pemuda asal Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lolos dari jeratan mafia scam (penipuan) di Kamboja dan kembali ke tanah air setelah lebih dari 2,5 tahun terkatung-katung di negeri orang sebagai pendatang ilegal.
Kepulangan Dandi Sitanggang tak lepas dari peran Anggota DPD RI asal Sumut, Pdt Penrad Siagian, yang memfasilitasi proses pemulangannya hingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga.
Dandi diketahui meninggalkan rumah pada Mei 2024 tanpa pamit. Ia tergiur tawaran kerja dari media sosial, namun justru terjebak di perusahaan penipuan daring (scam) di Kamboja. Setelah lima bulan, dia dikeluarkan karena tidak mencapai target. Diberi pilihan dijual atau dipulangkan. Dandi pilih pulang ke tanah air.
Namun, proses kepulangan tidak mudah. Dia sempat terlantar di bandara karena tidak memiliki biaya, hingga akhirnya bekerja serabutan di beberapa tempat, termasuk rumah makan demi bertahan hidup. Kondisinya semakin sulit karena ia masuk ke Kamboja secara ilegal tanpa dokumen resmi, bahkan sempat terancam denda besar akibat overstay.
Baca Juga: Alfamidi-Unilever Bersihkan 11 Masjid di Medan dan Deli Serdang Di kampung halaman, keluarga terus berupaya mencari keberadaan Dandi. Ibunya, Rahmawati Silalahi, mengaku sempat putus asa karena tidak ada kabar selama berbulan-bulan. Upaya pemulangan mulai menemukan titik terang setelah pihak keluarga dan gereja menjalin komunikasi dengan Pdt
Penrad Siagian.
Melalui koordinasi intensif, akhirnya proses pemulangan Dandi dapat diselesaikan hingga ia tiba kembali di Indonesia pada Maret 2026. Ayah Dandi, Saut Sitanggang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan Penrad dan berharap kebaikan tersebut dibalas dengan berkat dan kesehatan.