Belawan (SIB)- Masih kerapnya masyarakat membuang sampah sembarangan dan menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan limbah rumah tangga maupun industri, membuat sampah menumpuk di bawah jembatan Sungai Deli yang menghubungkan Kecamatan Medan Labuhan dan Kecamatan Medan Belawan.
Akibatnya, kapal penangkap ikan nelayan skala kecil dari Marelan yang akan pergi maupun pulang melaut sulit melintas dari bawah jembatan tersebut.
"Tumpukan sampah begini sudah sering terjadi, kami nelayan asal Marelan mengalami kesulitan melintas menuju atau pulang dari melaut," jelas Rizal seorang nelayan yang ditanyai wartawan, Jumat (8/5).
Disebutkan, tumpukan sampah tersebut terjadi saat debit air sungai meningkat ketika hujan mengguyur dan dari arah hulu arus sungai yang cukup kencang membawa sampah dan akhir sangkut kemudian menumpuk di bawah jembatan.
Ia juga mengatakan, selain tumpukan sampah, air Sungai Deli di kawasan Medan Marelan dan Medan Labuhan kerap berubah menjadi kehitam-hitaman dan menimbulkan bau tidak sedap diduga akibat adanya perusahaan industri tertentu yang membuang limbah pabriknya ke sungai.
"Kalau tingkat pencemarannya di sini sudah sangat tinggi, namun ada juga warga yang menggunakan air sungai untuk mencuci pakaian dan peralatan rumah tangga," ujar Rizal. (A09/f)