Binjai (SIB) - Ketua TP PKK Kota Binjai Lisa Andriani Idaham S.Psi mengatakan, anak-anak sejak dini harus diberi pemahaman dan pengetahuan untuk dapat menjaga kesehatan, khususnya dalam hal memilih jajanan. Anak-anak yang masih di bawah umur sangat rentan jika mengonsumsi makanan yang tidak bersih dan sehat.
“Sangat baik jika anak dibekali makanan dari rumah dan sebelum berangkat sekolah harus diberi sarapan, agar mereka mampu mengikuti pelajaran dengan baik di sekolah,†kata Lisa dalam sambutannya ketika membuka kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di Sekolah Dasar Negeri 026147 Jalan Bejomuna Kelurahan Timbang Langkat Kecamatan Binjai Timur, Rabu (29/4).
Lisa menyarankan kepada kepala sekolah agar mengumpulkan para pedagang jajanan di sekitar sekolah, untuk diberi sosialisasi tentang makanan yang boleh ataupun yang tidak boleh dikonsumsi anak-anak.
“Saya rasa sangat penting untuk menggelar pertemuan dengan para pedagang yang berjualan di sekitar sekolah, agar mereka mampu menyediakan dan menjual jajanan yang sehat dan bersih, tanpa menggunakan bahan pengawet, pihak sekolah harus menyurati Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk menjadi narasumber bagi pedagang,†pesan Lisa.
Pemberian makanan tambahan oleh Ketua TP PKK Kota Binjai menandai dilaksanakannya kegiatan PMT-AS secara serentak di 20 SD Negeri di lima Kecamatan Kota Binjai dengan sasaran sebanyak 3614 siswa.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, dr Melyani Bangun, memberikan apresiasi atas digelarnya program PMT-AS karena kepedulian terhadap anak-anak didik di Kota Binjai.
Dijelaskannya, Dinas Kesehatan Kota Binjai juga memiliki program pemeriksaan jajanan sekolah, dimana petugas Dinas Kesehatan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk memeriksa langsung jajanan yang dijual oleh pedagang.
Adapun yang diperiksa di antaranya kandungan formalin, pewarna dan sejenisnya, karena jika di dalam jajanan terdapat salah satu kandungan bahan pengawet tersebut maka jajanan akan berbahaya jika dikonsumsi oleh siswa.
Kegiatan PMT-AS akan berlangsung selama 10 hari sampai 11 Mei mendatang, dimana tiap SD akan dikunjungi oleh kader PKK, petugas dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.
Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kota Binjai, Dwi Anang Wibowo, Camat Binjai Timur, para kader PKK Kecamatan dan Kelurahan serta wali murid. (Dik-FSL/h)