Lubuk Pakam (SIB)- Kondisi irigasi (tali air) yang mengalami kerusakan mulai dari dusun Siborong-borong hingga Dusun Laguboti Desa Pasar Melintang Kecamatan Lubuk Pakam ini belum ada perbaikan dari Pemkab Deliserdang, padahal para petani yang ada disekitar irigasi yang rusak dua minggu kedepan akan mulai menabur bibit padi dan membutuhkan air yang cukup.
Informasi yang dihimpun SIB, Kamis (7/5) siang di sepanjang irigasi yang rusak belum ada perbaikan, rumput dan sampah-sampah masih menutupi irigasi dan dindingnya masih juga rusak. Air pun terlihat tergenang dibeberapa titik diakibatkan hujan yang turun.
Kepala Dinas Pertanian Deliserdang, Syamsul Bahri melalui Abdi selaku Kepala Bidang (Kabid) Pertanian Dinas Pertanian Deliserdang mengungkapkan bahwa pihaknya sudah meninjau lokasi irigasi yang rusak. Irigasi yang rusak sepanjang 2.5 KM merupakan irigasi sekunder yang untuk perbaikannya merupakan wewenang balai wilayah sungai Sumatera II.
Ia menerangkan jika ada surat dari petani ataupun kelompok tani yang meminta agar irigasi yang rusak diperbaiki, maka pihaknya akan meneruskan surat itu ke Balai Wilayah Sungai Sumatera II untuk dilakukan perbaikan secara bertahap. Disinggung solusi apa yang akan diberikan kepada para petani yang sawahnya ada disekitar irigasi yang rusak, Abdi menerangkan, pihaknya akan menyiapkan pompa dengan sistem pinjam pakai secara bergiliran dan gratis kepada para petani. (Dik-RH/w)